Kami sampaikan kabar untuk anda

Presiden Jokowi Lantik Syamsuar dan Edy Nasution Sebagai Gubernur dan Wagub Riau Periode 2019-2024

“Presiden Sampaikan Sejumlah Pesan Khusus”

Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Syamsuar yang baru dilantiknya sebagai Gubernur Riau 2019-2024, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/2) pagi. (Foto: Oji/Humas Setkab)

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Syamsuar dan Edy Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Riau periode 2019-2024, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/2).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2019 tentang Pengesahan, Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau masa jabatan tahun 2019-2024, yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat  Negara Cecep Sutiawan.

Usai pembacaan Surat Keputusan Presiden, dilakukan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Presiden, dan dilanjutkan penandatanganan berita acara upacara pelantikan.

Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang diawali oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, diikuti oleh tamu undangan lainnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

Sebagaimana diketahui pasangan Syamsuar dan Edy Nasution menjadi pemenang dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau, Juni 2018. Pasangan ini meraih 799.289 suara atau 38,20 persen menyisihkan 3 (tiga) pasangan lainnya.

Penyerahan Petikan

Sebelum dilantik secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, H. Syamsuar dan H. Edy Nasution mengikuti Upacara Penyerahan Petikan Keputusan Presiden kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Jabatan Tahun 2019-2024, di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Presiden yang didampingi oleh Wakil Presiden menyerahkan petikan keputusan presiden secara berturut-turut kepada calon gubernur Riau dan Wakil gubernur. Usai memberikan penghormatan kepada Presiden dan Wakil  Presiden, calon gubernur dan wakil gubernur menuju halaman samping Istana Merdeka.

Selanjutnya, Presiden dan Wakil Presiden serta calon gubernur dan wakil gubernur Riau diiringi oleh Paspampres dan korps musik Paspampres melakukan Kirab Kehormatan dari Istana Merdeka menuju Istana Negara melewati jalan halaman samping Istana Merdeka

Pesan Khusus dari Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan khusus kepada Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Nasution.

“Kita ingin menjaga marwah negeri ini agar di masa yang akan datang tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan yang sangat-sangat mempengaruhi, terutama terjadinya asap yang mengganggu baik anak-anak sekolah dan juga kehidupan kita semua, dan tentunya juga berkaitan dengan penerbangan. Kita harapkan ini mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” kata Presiden Jokowi sebagaimana diungkapkan Gubernur Riau Syamsuar kepada wartawan usai pelantikan dirinya.

Gubernur Riau Syamsuar didampingi Wagub Edy Nasution menjawab wartawan usai pelantikan dirinya, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/2) pagi. (Foto: Oji/Humas Setkab)

Syamsuar menegaskan, bahwa Presiden Jokowi memiliki perhatian yang sangat besar terhadap kebakaran hutan dan lahan, karena Riau khususnya berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Terhadap pesan tersebut, Gubernur Syamsuar menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan, karena Riau juga sekarang sudah ada  beberapa kali musim kering.

Oleh karena itu, lanjut Syamsuar, dirinya  nanti akan turun ke semua Kabupaten/Kota bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar nanti masyarakat lebih dini mengetahui cara  menghadapi kekeringan.

“Yang kita khawatirkan kan terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Syamsuar.

Mengenai status kebakaran hutan dan lahan itu sendiri, menurut Gubernur Riau Syamsyuar, akan ditentukan dalam beberapa waktu ke depan. “Selesai dilantik nanti kita akan buat itu karena dengan adanya begitulah kita bisa memanfaatkan anggaran sekaligus juga bertindak cepat untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan,” jelasnya.

Dari Pendidikan Gratis Sampai Soal Korupsi

Saat disinggung mengenai program Pemprov Riau dibawah kepemimpinan dirinya dan Edy Nasution, Syamsuar mengatakan, pihaknya akan segera mengajukan rancangan Peraturan Daerah pendidikan gratis sampai usia 12 tahun. Hal ini dilakukan dalam rangka memastikan agar semua anak-anak Riau mereka bisa mengenyam pendidikan sampai dengan SLTA.

Kemudian yang selanjutnya membenahi pelayanan kesehatan terutama di rumah sakit-rumah sakit, baik yang ada di kota maupun kabupaten/kota dalam rangka pelayanan BPJS. Selain itu, juga akan membenahi aset daerah agar nanti pengelolaan keuangan kita bisa lebih baik di masa yang akan datang.

Yang selanjutnya juga kita akan menyiapkan call centre untuk pengaduan masyarakat secara langsung kepada Gubernur dan Wakil Gubernur agar kita bisa bertindak cepat terhadap pengaduan-pengaduan masyarakat,” sambung Syamsuar seraya menambahkan, pihaknya akan menyiapkan sarana video conference yang sekaligus bisa langsung bersama para Bupati/Wali Kota se-Riau, karena dengan kondisi geografis Riau yang begitu luas.

Terkait masalah korupsi, Gubernur Syamsuar mengaku dirinya sudah bertemu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 30 Januari lalu, dalam rangka untuk memberitahukan kondisi Riau saat ini. Bahkan siang ini bersama Mendagri Tjahjo Kumolo, menurut Syamsuar, dirinya akan kembali mengunjungi kantor KPK.

“Ya itu sudah ada petunjuk-petunjuknya baik dalam pengadaan, pembenahan pegawai, kemudian juga pelelangan termasuk pengelolaan aset, saya sampaikan tadi, termasuk BUMD, dll. Jadi sudah ada petunjuk-petunjuk dari KPK untuk diharapkan di masa yang akan datang tidak terjadi lagi suatu hal yang tidak kita harapkan,” kata Syamsuar seraya menjanjikan, dirinya bersama Wakil Gubernur Edy Nasution sudah bertekad tidak akan terjadi lagi kasus korupsi yang melibatkan Gubernur/Wakil Gubernur.

Sumber: Setkab                          Editor: Faisal

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.