Kami sampaikan kabar untuk anda

Festival Perang Air Meranti Raih Rekor MURI

SELATPANJANG(detikriau.org) – Festival Perang Air atau yang lebih dikenal dengan sebutan Cian Cui oleh Warga Tiong Hoa, bukan saja berhasil menarik perhatian ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara, tetapi juga pihak Musium Rekor Indonesia (MURI) untuk dicatat dalam Rekor MURI. 

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan pihak MURI, Perang Air Meranti berhasil meraih Rekor MURI Kategori Perang Air dengan jumlah peserta terbanyak.

“Setelah kami ikut serta bahkan menjadi saksi Perang Air di Meranti Tahun 2019, satu hal yang bisa kami catat Cian Cui adalah Perang Air satu satunya di Indonesia. Yang menggabungkan atau memadukan Tradisi Muslim saat Idul Fitri tempo dulu dengan Tradisi Cian Cui sebagai wujud kebinekaan di Kepulauan Meranti,” ujar Perwakilan MURI.

Dan pihak MURI memasukan Festival Perang Air dalam Musium Rekor Indonesia Kategori Perang Air dengan jumlah peserta terbanyak. 

“Ini adalah Rekor baru dan Perang Air belum pernah dibuat oleh insan Indonesia manapun oleh karena itu bisa di catat sebagai Rekor MURI,” ujarnya lagi.

Penyerhaan Piagam Rekor MURI oleh Perwakilan MURI langsung diterima oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si didampingi Inisiator Perang Air Mantan Kapolres Meranti AKBP. Zahwani Pandra Arsyad, Kadis Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal M.Si, Kajari Meranti Budi Rahardjo SH MH, Serta Kadis Pariwisata Meranti Rizki Hidayat dalam acara Pembukaan Meranti Night Carnival di Taman Cik Puan Selatpanjang, Kamis malam (7/2/2019).

Seperti diakui oleh pihak MURI, Tim MURI akan menjadikan Perang Air atau Cian Cui Meranti masuk dalam Rekor Dunia sebagai satu satunya Perang Air dengan peserta terbanyak. Namun karena Perang Air ini bukan satu satunya di dunia, pihak MURI mengaku masih perlu mengumpulkan berbagai data lagi.

“Untuk menjadikan Perang Air Meranti masuk dalam Rekor Dunia kami masih butuh data lagi karena Perang Air ini bukan satu satunya didunia ” jelasnya lagi.

Seperti yang diketahui Festival Perang Air selain di Meranti juga ada dinegara Thailand hanya saja jika di Meranti digelar selama sepekan di Thailand digelar hanya sehari. 

Sekedar Informasi sesuai dengan yang tertulis dalam Piagam Rekor MURI, Cian Cui Meranti tercatat dalam No. Register 8837/R.MURI/II/2019. Dianugrahkan Kepada Pemkab. Meranti atas Rekor Perang Air Peserta Terbanyak yang ditanda tangani oleh Ketua Umum MURI Jaya Suprana.

Menyikapi penyerahan Piagam Rekor MURI Perang Air Kategori Peserta Terbanyak itu, Bupati Kepulauan Meranti sangat senang dan bangga, ia berharap penghargaan itu dapat semakin memacu kreatifitas masyarakat untuk membuat Ivent Ivent wisata menarik lainnya. 

Apresiasi yang tinggi juga disampaikan oleh Inisiator Perang Air AKBP. Pandra dan Kadis Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal. Yang berharap dengan diraihnya Rekor MURI tersebut semakin memacu semangat masyarakat Meranti untuk terus mengambangkan potensi wisata dinegeri Sagu.

Diinformasikan juga dalam acara malam penganugrahan Rekor MURI itu juga dilakukan pelantikan Generasi Pesona Indonesia Kepulauan (GenPI) Kepulauan Meranti, yang dilakukan oleh Ketua GenPI Provinsi Riau Asvian Putra. Terpilih sebagai Ketua GenPI Meranti RH. Ramadhan, Sekretaris Umum Indra Yuni, Bendahara Fitrianti Reski.

Bupati Irwan berharap, GenPI dengan terbentuknya GenPI Meranti dapat mejadi ujung rombak atau Garda terdepan dalam pengambangan potendi wisata Meranti.

“Semoga GenPI dapat menjadi Garda terdepan pengambangan potensi wisata di Kepulauan Meranti,” ucap Bupati.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan dan Kementrian Pariwisata, Anggota DPR RI H. Jon Erizal, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal M.Si, Kapolres Meranti AKBP. La Ode Proyek, Inisiator Perang Air Mantan Kapolres Meranti AKBP. Pandra, Uyung Meranti, Kepala Dinas Pariwisata Meranti Rizki Hidayat, Ketua GenPI Provinsi Riau Asvian Putra, Perwakilan MURI, Putri Indonesia Riau, dan tamu lainnya. (Hum/eko).

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.