Tajam, Dipercaya, Independen

Dipukuli di Kandang Sendiri, Kader PBB Laporkan Ajudan Yusril

Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

JakartaCNNIndonesia mewartakan, Kader Partai Bulan Bintang (PBB) Ali Wardi mengaku dipukuli saat rapat internal yang dihadiri oleh Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Dia mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk melaporkan tindakan penganiayaan tersebut. 

Menurutnya, peristiwa itu terjadi jelang rapat internal yang membahas arah pilihan PBB di Pemilu 2019.

“Pas isya kami mau salat di musala DPP, begitu masuk sudah ramai orang, feeling saya sudah ada, saya masuk saja berdua dengan kawan saya,” kata Ali di Polres Jaksel, Senin (21/1).

“Ada orang yang tanya dari belakang, Ali Wardi, ya? Belum sempat saya jawab saya langsung dipukul,” tambahnya.

Ali dipukul di bagian pipi. Menurutnya, sekitar tiga hingga puluhan orang lainnya datang berkerumun dan memukuli Ali. Dia sempat melawan, hingga akhirnya pingsan tak sadarkan diri.

“Begitu masuk puluhan orang saya sudah gini aja, sampai saya lihat, saya sudah enggak tahu lagi karena jatuh,” ujar Ali.

Ali mengaku kerap mengkritisi kebijakan Yusril. Terlebih saat Yusril menjadi pengacara Joko Widodo jelang Pilpres 2019. Ali merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Prabowo-Sandi Partai Bulan Bintang alias PAS Lantang.

“Sekali lagi karena saya mungkin dianggap paling kritis, saya sempat berdebat di medsos dengan Yusril,” kata Ali.

Sebelum menjadi pengacara Yusril, dia mengklaim sangat mendukung dan mengidolakan Yusril. Namun kini dia kecewa.

Setelah persitiwa pemukulan itu, Ali tidak dijenguk Yusril maupun pengurus partai lainnya.

Ajudan Yusril Terlapor

Sekretaris LBH PBB Kabupaten Bogor itu pun melaporkan kasus ini dan sudah diterima polisi dengan nomor laporan LP/173/K/I/2019/Restro Jaksel. Ali melaporkan ajudan Yusril, Yosep Ferdinan alias Sinyo dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Ali mengatakan Sinyo menjadi tokoh utama yang melakukan pemukulan tersebut. Dia juga menyerahkan video sebagai bukti atas kasus pengeroyokan ini, dan menyertakan hasil visum dari RSPP.

“Saya mendapat lebam di seluruh tubuh kemudian trauma di leher bengkak dan lebam di sebelah kiri, kanan. Semua sudah ada bukti visumnya,” ujar Ali.

Ali mengaku sempat diancam dengan kata-kata ‘digebukin’ dan ‘dikarungi’ sebelum kejadian ini berlangsung. Wasekjen DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Bidang Hukum dan HAM, Ismar Syafrudin menyatakan sudah menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Kami juga menyampaikan agar Pak Yusril bisa mengklarifikasi hal ini agar tidak timbul fitnah,” ujarnya.

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.