Tajam, Dipercaya, Independen

Diksi Dajal Cerminan Gempa Kepanikan Kubu Petahana

foto ilustrasi: Net

detikriau.org – Pernyataan-pernyataan calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin yang dianggap kontraproduktif tak ubahnya sebagai lava yang keluar dari gunung dan menciptakan gelombang tsunami.

Begitu pandangan analis politik dari Universitas Mercu Buana (UMB) Bayu Santoso menyikapi diksi Dajal yang dipakai Kiai Ma’ruf untuk menyamakan pembuat dan penyebar informasi bohong (hoax).

“Lava tersebut disinyalir berasal dari gempa kepanikan yang menghantam kubu petahana. Statement Ma’ruf baru-baru ini di Depok pertanda puncak kegelisahan yang amat mendalam,” ujarnya sebagaimana dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/1).

Bayu berpandangan, bila dicermati dari perspektif semiotika politik, ucapan adalah bukan cuma soal teks namun juga tanda di mana ada makna yang tidak teraba tapi terasa. Selain itu, jika dilihat dari sisi komunikasi pemasaran, sepertinya Kiai Ma’ruf tidak mengenal pasarnya sendiri.

“Dia menjual statement yang tidak dibutuhkan pasarnya sendiri alias dia tidak tahu produk apa yang akan dijual ke pasarnya,” paparnya./*

Iklan

saran dan informasi pemberitaan untuk detikriau.org kontak email, rajaindragiri@gmail.com atau tinggalkan pesan pada kolom dibawah ini....... salam

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.