Tajam, Dipercaya, Independen

Soal Debat Dibocorkan, JK Sebut Sama Saja Timses yang Jawab

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut pengungkapan soal debat Pilpres 2019 membuat jawaban-jawaban tak murni datang dari kandidat. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)

Jakarta — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai keputusan KPU untuk memberikan pertanyaan sebelum debat kepada masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden tak tepat. Pasalnya, jawaban yang akan disampaikan ketika debat tak murni berasal dari paslon, melainkan dari tim sukses.

“Kalau itu dibuka duluan berarti yang menjawab tim, padahal yang mau diuji adalah yang bersangkutan pribadi. Jadi kurang pas itu karena [jawabannya] dirapatkan oleh tim, yang pantas jadi wapres [ialah] tim itu dong,” ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (8/1) dilansir dari cnnindonesia.com

JK mengatakan debat sejatinya penting untuk mengukur sejauh mana pengetahuan capres maupun cawapres dalam menghadapi sejumlah permasalahan. Selain itu, ajang debat juga dapat menjadi penilaian dari publik untuk mengetahui kemampuan paslon yang akan dipilih.

Berkaca dari pengalaman JK mengikuti debat pilpres selama tiga kali, umumnya ia hanya menerima soal tema yang akan diangkat sebelum pelaksanaan debat.

“Ya mestinya kalau ingin menilai kemampuan secara pribadi jangan dibuka. Banyak hal yang perlu ditanggapi langsung, agar rakyat punya pilihan yang jelas,” ucap JK.
Kendati demikian, JK meminta masing-masing paslon untuk tetap mengikuti KPU terkait aturan debat tersebut. “Ya KPU sudah memutuskan. Tapi secara pribadi saya pikir jawaban itu tidak menandakan jawaban asli,” ujarnya.

KPU diketahui bakal menggunakan dua format saat debat pilpres perdana pada 17 Januari mendatang, yakni terbuka dan tertutup. Pada format pertanyaan terbuka, KPU mengirimkan pertanyaan kepada para paslon sekitar sepekan sebelum debat dilaksanakan. Ada 20 pertanyaan namun hanya tiga di antaranya yang akan diajukan saat debat berlangsung.

Putusan KPU ini kemudian mendapat kritik dari sejumlah pihak. Namun tim paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyebut bahwa ‘bocoran’ pertanyaan ini merupakan permintaan dari paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Iklan

saran dan informasi pemberitaan untuk detikriau.org kontak email, rajaindragiri@gmail.com atau tinggalkan pesan pada kolom dibawah ini....... salam

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.