Tajam, Dipercaya, Independen

Zakir Naik: Jika Anda Eksekusi Saya, Saya akan Syahid


Ulama asal India Zakir Naik.Foto: Internet

MUMBAI — Dai asal India Zakir Naik mengaku sedang dibidik oleh pihak tertentu karena menyebarkan pesan perdamaian. Kendati demikian, ia tak takut bila harus dipenjara, diasingkan, atau bahakan dieksekusi.

Selama berbicara tentang isu terorisme, Naik mengungkapkan tentang bagaimana dia menangani arus kebencian yang mengarah padanya. Zakir Naik mengapresiasi konstitusi India yang memberikan hak kepada setiap warga negara untuk berkhotbah dan menyebarkan pesan serta nilai-nilai agamanya. Ia menegaskan tak melanggar hukum India.

“Saya tidak melanggar satu hukum negara, tapi karena saya menyebarkan perdamaian, saya memberikan solusi untuk kemanusiaan, semua orang yang tidak suka damai membujuk tidak menyukai saya,” ujar Naik, dilansir melalui republika.co.id yang dikutip dari laman India Today, Kamis (6/12)

Ceramah Naik soal terorisme ini berlangsung akhir pekan lalu di Negara Bagian Perlis, Malaysia. Ceramah tersebut baru diunggah ke situs berbagi Youtube pada Selasa (5/12).

Ia mengatakan, semakin banyak pengkritiknya mencoba mematahkannya, semakin teguh keyakinan dan pendiriannya. “Jika Anda memasukkan saya ke penjara, saya akan menyebarkan pesan Allah. Jika Anda mengasingkan saya, saya akan merenungkan kemegahan Allah. Jika Anda mengeksekusi saya, saya akan menjadi seorang sahid,” kata Naik.

Naik mengklaim bahwa salurannya Peace TV memiliki 200 juta pemirsa dari ratusan orang non-Muslim yang menerima Islam. “Ini tidak berjalan baik dengan musuh-musuh Islam, entah itu negara Barat atau negara tempat saya dilahirkan, India. Mereka tidak menyukainya,” ucap dia.

Menurutnya, itulah yang menjadi alasan mengapa ia dipersekusi. Saat ini, Naik sedang diperiksa atas tuduhan teror dan pencucian uang oleh National Investigation Agency. Ia juga tengah diselidiki karena diduga melakukan pidato kebencian yang mendorong serangan teror di sebuah kafe populer di Dhaka, Bangladesh, pada 2016.

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.