Tajam, Dipercaya, Independen

Ma’ruf Amin Gagal Dongkrak Elektabilitas Jokowi Di Mata Umat

Calon presiden Jokowi dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin/Net

Detikriau.org – Kehadiran Ketua Umum (nonaktif) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin dinilai gagal mendongkrak elektabilitas calon presiden petahana Joko Widodo di kalangan umat Islam.

Ini terbukti dengan jumlah peserta Reuni Akbar Mujahid 212  di Monumen Nasional, Minggu (2/12) yang membludak.

dilansir dari rmol.co, Analis Politik Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai bahwa umat Islam yang tergabung dalam alumni 212 masih menilai Jokowi tidak berpihak pada umat. Mereka masih menganggap pemerintah melakukan kriminalisasi terhadap ulama.

Dengan kata lain, kata Pangi, alumni 212 mengesampingkan kehadiran Ma’ruf Amin sebagai cawapres pendamping Jokowi.

“Orang itu melihat capres, kalau cawapres kan ‘ban serep’. Nggak ngaruh banget. Siapa presidennya. Jadi bisa saja KH Ma’ruf sebagai cawapres nggak punya efek dongkrak elektabilitas Jokowi,” tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/12).

Pangi juga menilai bahwa selama ini, Ma’ruf gagak mengonsolidasikan umat Islam. Terbukti, umat masih solid di barisan pendukung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

“Karena sikapnya (Prabowo) terhadap umat dianggap berpihak dan empati pada umat semakin lama semakin membesar. Gerakan ini (Reuni Akbar Mujahid 212) semakin menggembosi elektabilitas Jokowi,” pungkasnya.

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.