Kami sampaikan kabar untuk anda

Ustaz Tengku Zulkarnain Beberkan Alasan Sebut Studi P3M Abal-abal

Tengku Zulkarnain. Foto: viva/facebook

detikriau.org — Dewan Pengawas Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), Agus Muhammad menyebut Ustaz Tengku Zulkarnain penceramah yang termasuk radikal tengah. Hal itu berdasarkan materi-materi ceramah yang disampaikan selama ini.

Penilaian itu pun merujuk pada posisi P3M sebagai pihak yang belum lama ini merilis hasil studi terkait 41 masjid di lingkungan pemerintah terpapar radikalisme. Di antara kriteria yang dimaksud radikal versi P3M, adalah sikap intoleran dalam muatan ceramah.

dikabarkankan VIVA, Tengku Zulkarnain pun merespons keras pernyataan tersebut. Studi itu pun dinilai sangat berbahaya dan merugikan para penceramah secara nasional.

“Ini berdampak nasional dan berdampak dicoretnya ulama-ulama yang dituduh radikal,” tegasnya dalam acara Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa 28 November 2018.

Dia menjelaskan, studi ini pun dinilai abal-abal karena dilakukan secara prematur dan dianggap tidak mewakili fakta di lapangan. Dari 100 masjid yang menjadi bahan studi, hanya empat khotbah yang dijadikan patokan.

“Setahun itu satu masjid ada 52 kali khotbah, dan satu masjid umumnya penceramahnya di Jakarta ini hanya satu atau dua kali dalam setahun,” tambahnya.

Studi ini lanjut dia, juga tidak melibatkan berbagai pihak terkait. Seperti Majelis Ulama Indonesia dan berbagai organisasi masyarakat Islam yang ada di saat ini.

“Ini penelitian tidak laku kalau di Universitas Sumatera Utara dibuang di tong sampah ini,” ungkapnya.

Dia pun menyayangkan, otoritas terkait di jajaran pemerintahan pun menggunakan studi ini sebagai acuan. Padahal dinilai jelas tidak dilakukan secara benar.

“Yang saya kesalkan, BIN (Badan Intelejen Negara) percaya penelitian ini, sekelas BIN, aduh-aduh. Kesimpulan saya, ustaz yang dituduh radikal adalah ustaz yang tidak setuju dengan rezim yang berkuasa saat ini,” tambahnya.

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.