Tajam, Dipercaya, Independen

Program Rumah Pangan Lestari BKP Kementan Tingkatkan Ketahanan Pangan di 177 Kabupaten

Foto: Internet

detikriau.org – Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) 2018 diketahui bila terjadi peningkatan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten (44 persen) jika dibandingkan dengan FSVA 2015.

Program BKP Kementan seperti Kawasan Mandiri Pangan (KMP) dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) berhasil menekan angka kerentanan pangan di berbagai wilayah di Indonesia.

“Untuk 2018 ini KMP dialokasikan di 17 provinsi bertujuan untuk memberdayakan masyarakat miskin melalui padat karya serta penurunan stunting di wilayah rentan rawan pangan,” ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi saat ditemui di ruang kerjanya, Ragunan, Jakarta, Senin (30/10).

Sedangkan dari segi jumlah, lanjutnya, telah terjadi pengurangan jumlah daerah rentan rawan pangan sebanyak 41 kabupaten dan peningkatan kabupaten tahan pangan di 47 kabupaten.

Agung menegaskan bahwa kedua kegiatan yang dilakukan BKP menyentuh langsung masyarakat yang rentan rawan pangan dan miskin. Bahkan untuk KRPL, lokasi kegiatannya bersentuhan langsung pada daerah-daerah stunting.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa jumlah rumah tangga miskin pada Maret 2018  sebesar 15.81 Jika dibandingkan periode yang sama, yaitu Maret 2013 yang mencapai 17.74 juta jiwa, telah terjadi penurunan sebesar 10.88 persen.

Sebagai informasi, pada tahun 2015-2017 Kegiatan Kawasan Mandiri Pangan (KMP) yang dijalankan pleh BKP Kementan mulai dilaksanakan di 23 provinsi, 76 kabupaten, 77 kawasan/kecamatan, 388 desa,  388 kelompok. Tahun 2018 ditambah di 20 kabupaten, 20 kawasan/desa, 40 kelompok.

Untuk 2018 ini KMP dialokasikan oleh BKP Kementan di 17 provinsi bertujuan untuk memberdayakan masyarakat miskin melalui padat karya serta penurunan stunting di wilayah rentan rawan pangan.

kumparan.com

Iklan

Tagged as: ,

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.