Tajam, Dipercaya, Independen

Mendagri: Banyak Aparatur Daerah Terjerat Korupsi, Jangan Salahkan Sistem

Ilustrasi (DOK KOMPAS)

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku kementerian yang ia pimpin sudah berupaya keras mencegah aparatur daerah terjerat kasus korupsi selama empat tahun masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Soal di daerah masih ada oknum-oknum yang korupsi, menurut Tjahjo jangan salahkan sistemnya. Itu masalah yang berkaitan dengan intergritas yang bersangkutan.

“Bagi kami, selama empat tahun jalan semua, tetapi mohon maaf tadi jangan dikaitkan itu loh masih banyak aparatur daerah termasuk DPRD yang terkena kasus di KPK, itu bukan salah kami,” ” ujar Tjahjo di Kantor Badan Pengawas Keuangan (BPK), Jakarta, Senin (22/10/2018).

Selama ini, tutur Tjahjo, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah agar aparatur daerah khususnya kepala daerah bisa menghindarkan diri dari praktik korupsi. Kepala daerah yang baru terpilih, ujarnya, ditatar oleh Kemendagri agar memahami area rawan korupsi.

Selain itu, kata Tjahjo, Kemendagri juga menggandeng Lemhanas untuk mengudang bupati, wali kota, gubernur, ketua DPRD ditambah istri-istrinya untuk ikut diklat supaya wawasannya lebih komprehensif dan integral.

Bahkan Kemendagri juga menggandeng KPK dan BPKP untuk membantu memperkuat Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di daerah. Namun, upaya itu tak cukup. Sebab, masih banyak kepala daerah dan aparatur sipil di daerah yang ditangkap KPK karena kasus korupsi.

“Tapi kami tanggung jawab seperti di Malang langsung kami PAW (Pergantian Antarwaktu) 41 anggota DPRD yang terlibat kasus korupsi supaya tata kelola pemerintahannya jalan,” kata dia.

“Setiap kepala daerah yang kena kasus hukum ditahan langsung kami ganti, minimal dia bisa membahas anggaran dan lain-lain,” Akhiri Tjahjo.

Editor: Faisal

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mendagri: Banyak Aparatur Daerah Terjerat Korupsi, Jangan Salahkan Sistem “, https://nasional.kompas.com/read/2018/10/22/17255151/mendagri-banyak-aparatur-daerah-terjerat-korupsi-jangan-salahkan-sistem.

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.