Kami sampaikan kabar untuk anda

Harga Kelapa Anlok, “Gempa” Goyang Kantor DPRD Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gerakan Masyarakat Peduli Kelapa (Gempa) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) lakukan aksi damai di kantor DPRD Inhil Jalan HR Soebrantas, Tembilahan, Kamis (20/9/2018).

Kedatangan massa aksi untuk menyampaikan keluhan terkait murahnya harga kelapa.

Mereka tiba ke kantor DPRD sekitar pukul 09.50 WIB dengan membawa sehelai baliho yang bertulisan “Naikkan Harga Kelapa, Stop Monopoli Pasar”.

“Kami sangat menjerit, jadi tolonglah murahnya harga kelapa ini jangan dibiarkan berlarut-larut,” teriak Orator Aksi, Said Aniel Osman.

Pantauan awak media, aksi massa mendapat pengawalan aparat keamanan.

Saat itu, aksi beriringan dengan dilaksanakannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Inhil di Ruang Banggar yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Inhil A Junaidi.

RDP juga diikuti Asisten II Setdakab Inhil Afrizal, Plh Asisten III RM Sudinoto, Plt Kadisperindag Inhil Azwar C, Kabag Hukum, Bagian Perekonomian, pihak PT Pulau Sambu Grup Sungai Guntung, pihak KPPBC TMP C Tembilahan serta sejumlah petani Inhil.

Reporter: Mirwan

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.