Tajam, Dipercaya, Independen

Pintu Masuk Gedung SDN 006 Tagaraja “Disegel”, Aktifitas Belajar Mengajar Terhenti

Kateman, detikriau.org – Ratusan pelajar SDN 006 Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri tidak dapat melakukan aktifitas belajar mengajar. Pintu masuk gedung sekolah yang terletak di Jalan Jendral Sudirman Sungai Guntung itu dipagari dengan pagar seng.

Didepan bangunan sekolah, diatas potongan triplek yang dipancang pada drainase jalan terpampang tulisan “PEMBERITAHUAN. MULAI TANGGAL 16-09-2018, PINTU GERBANG MASUK SD 006 AKAN DITUTUP SECARA TOTAL-PERMANEN. TTD PEMILIK LAHAN”

Didepan bangunan sekolah juga tampak dipajang selembar copy surat berlaminating tertanggal 21 Juli 2018 yang ditujukan kepada Bupati Inhil di Tembilahan.

Copy surat dengan tandatangan bermatrai Rp. 6000 yang tertulis Pemilik Lahan itu berperihal  pemberitahuan  “menindaklanjuti permasalahan tanah miliki saya yang sampai saat ini masih dipakai oleh SDN 006 Tagaraja Kec Kateman dan sampai saat ini Disdik Inhil tidak ada menyelesaikan masalah tersebut padahal sudah saya buka jalur negosiasi sejak beberapa tahun yang lalu.

sesuai dengan batas waktu yang saya berikan saat dilakukan mediasi yang dilaksanakan pada 17 maret 2018 ditempat kediaman saya Gg Pahlawan RT 8 Sungai Guntung yang saat itu saya memberikan waktu selama 3 bulan untuk membayar atau mengembalikan tanah tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada kabar beritanya, maka dari itu, mulai tanggal 30 juli 2018, bangunan lokal yang masuk kedalam tanah milik saya segel dan saya berikan waktu selama 1 minggu setelah penyegelan tersebut kepada Disdik Inhil untuk memberikan keputusan. dan jika sampai dengan tanggal itu tidak juga ada keputusan atau jaminan dari Disdik Inhil maka tanah milik saya itu akan saya ambil kembali dan akan saya pagar sesuai dengan ukuran tanah milik saya tersebut, dan apabila setelah 1 bulan sejak dilakukannya pemagaran bangunan yang berada didalamnya belum dibongkar, maka kami akan melakukan pembongkaran secara sepihak dan saya tidak bertanggungjawab seandainya ada material bangunan yang hilang, dan saya tidak akan memberitahukan lagi kepada disdik inhil apabila saya akan melakukan pembongkaran tersebut, serta ini surat terakhir yang saya kirim dan setelah ini saya tidak bernegosiasi lagi dengan pihak manapun.”

Didalam sebuah rekaman video yang diterima detikriau.org, tampak sejumlah pelajar yang berdiri didepan pintu gerbang bangunan sekolah sambil berteriak, bongkar… bongkar…bongkar.

Hingga berita ini dirilis, detikriau.org belum berhasil mendapat komfirmasi dari Dinas Pendidikan Inhil./ Am

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.