Tajam, Dipercaya, Independen

Ayam Kampung Super, Bisnis Menjanjikan.

“Sudah bisa dipanen pada usia 55 – 60 hari dengan berat 0,9 – 1,1 Kg per ekor”

Foto ayam joper: net

Detikriau.org – Beternak ayam menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan, terutama ayam kampung. Dengan harga jual yang relatif stabil menjadikan bisnis ini cukup banyak ditekuni masyarakat.

Khusus di Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, daging ayam kampung hidup secara borongan dihargai dikisaran Rp 50 Ribu per Kg. bahkan disaat hari-hari tertentu, seperti hari raya keagamaan, harganya bisa melonjak hingga dua kali lipat.

Namun meski dengan harga jual yang stabil, beternak ayam kampung dari DOC hingga siap panen membutuhkan waktu yang relatif panjang. Kondisi ini juga diperparah dengan kerabnya terjadi serangan hama penyakit yang bisa menjadi penyebab kematian ayam ternak secara serentak.

Mengatasi persoalan ini, berbagai inovasi coba dilakukan para peternak. Salah satu hasilnya, diperoleh jenis ayam kampung super atau kerap juga disebut Ayam Jawa Super (Joper).

Ayam Joper memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya memiliki pertumbuhan yang cukup cepat. Ayam joper sudah dapat dipanen pada usia 55 – 60 hari dengan berat 0,9 – 1,1 Kg/ ekor.

Keunggulan lainnya, ayam joper juga relatif tahan terhadap serangan penyakit serta mempunyai rasa daging yang lezat dan padat jika dibandingkan dengan ayam broiler.

Apa saja langkah yang harus dilakukan bagi pemula untuk memulai beternak Ayam Kampung Super?   

Dilansir dari hobiternak.com, bagi pemula yang ingin menjalankan bisnis ternak ayam joper dapat memulai dengan mencari ilmu langsung pada sumbernya yaitu peternak. Di samping itu untuk memperkaya pengetahuan, tidak ada salahnya bila membaca buku cara beternak ayam kampung atau mencari referensi di internet. Bila memungkinkan, bisa magang atau bekerja terlebih dahulu pada peternak profesional untuk mengetahui seluk beluk budidaya ayam jenis ini dengan lebih detail.

Setelah mengetahui dasar-dasar beternak Ayam Kampung Super, kini saatnya kita menyediakan kandang yang akan digunakan untuk memelihara ayam. Perlu kita ketahui, bahwa fungsi kandang adalah tempat tinggal, tempat untuk mengasuh, membesarkan berkembang biak dan istirahat. Jadi diusahakan kandang dalam kondisi bersih, kering dan mendapat sinar matahari cukup. Untuk kandang DOC (umur 1 hari-4 minggu) diletakkan dalam boks yang mempunyai penghangat ruangan. Fungsi dari penghangat ruangan adalah untuk menghangatkan ayam dan menghindarkan ayam mati kedinginan.

Memilih bibit anak Ayam Kampung Super unggul

Setelah kandang kita persiapkan, maka tahap selanjutnya adalah memilih bibit ayam yang akan kita jadikan pedaging. DOC yang berkualitas ciri-cirinya berbadan tegap, tidak cacat, matanya jernih, bulunya halus dan mengkilat. Berat sekitar 40-50 gram/ ekor. Untuk DOC jantan biasanya berbadan lebih besar dibandingkan DOC betina. Untuk DOC ayam jantan lebih cenderung menjadi ayam pedaging sedangkan ayam betina bisa menjadi ayam petelur untuk ditetaskan.

Pemberian pakan dan minum

Setelah DOC sampai di kandang, beri kesempatan istirahat sekitar 30 menit. Setelah itu bisa diberikan minuman dari  satu sendok gula jawa yang dicampur dengan 200 ml air (satu gelas). Untuk DOC pakan yang digunakan berupa voer atau BR murni yang belum dicampur bahan pakan apapun. Setelah berumur 4 minggu barulah dapat diberikan bahan pakan tambahan misalnya dedak atau bekatul dalam jumlah yang tidak begitu banyak. Untuk suplemen bisa diberikan vitachic yang metode pemberiannya dengan cara dicampurkan dalam minumannya.

Berikut adalah tabel konsumsi pakan dengan target bobot ayam kampung super:

Umur 0-1 minggu jumlah pakan 10 gr/ ekor dengan target bobot 30 gr-60 gr.

Umur 1-2 minggu jumlah pakan 15 gr/ ekor dengan target bobot 60-100 gr.

Umur 2-3 minggu jumlah pakan 20 gr/ ekor dengan target bobot 100-160 gr.

Umur 3-4 minggu jumlah pakan 30 gr/ ekor dengan target bobot 150-250 gr.

Umur 4-5 minggu jumlah pakan 40 gr/ ekor dengan target bobot 250- 400 gr.

Umur 5-6 minggu jumlah pakan 50 gr/ ekor dengan target bobot 400-550 gr.

Umur 6-7 minggu jumlah pakan 60 gr/ ekor dengan target bobot 550-800 gr.

Umur 7-8 minggu jumlah pakan 75 gr/ ekor dengan target bobot 800-1100 gr.

Dengan pemberian pakan yang bernutrisi dan selalu terkontrol jumlah takarannya akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan ayam. Jika pemeliharaan dilakukan hingga umur 2 bulan maka bobot ayam kampung super bisa mencapai 1,1 kg.

Pencegahan terhadap penyakit

Pada umumnya penyakit disebabkan oleh kondisi kandang yang kurang terjaga kebersihannya. Bisa juga diakibatkan merebaknya wabah penyakit disuatu tempat dan menular hinggar ke peternakan yang lain. Untuk itu perlu antisipasi berupa pemberian vaksinasi yang diberikan secara berkala dan tidak kalah pentingnya yaitu rutin membersihkan kandang termasuk tempat pakan ayam joper atau ayam jawa super dan minum, ayam yang sakit harus segera dikarantina agar tidak menular ke ayam yang lain.

Penanganan masa panen

Ayam kampung super dapat dipanen pada umur 55- 60 hari. Ayam pada umur 6 minggu sudah berbobot 0,9-1,1 kg per ekor. Berat badan ayam mencapai bobot maksimal karena perawatan yang intensif. Jika pemeliharaan dengan cara tradisional maka bobotnya tidak mencapai bobot maksimal. Untuk itu bila kita ingin melakukan pembesaran, budidaya yang tepat adalah dengan cara intensif./*

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.