Tajam, Dipercaya, Independent

Bencana Tanah Longsor Di Kuala Enok, Lima Unit Rumah Warga Ambruk

Tanah Merah, detikriau.org — Bencana Tanah Longsor kembali menimpa sejumlah perumahan warga di Jalan Jumpai, RT 02, Gang Perigi, Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (11/8/2018) pagi. Kali ini, sebanyak lima unit rumah warga ambruk.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, Yuspik, pihaknya telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan membantu para korban.

“Laporan masuk ke kita sekitar pukul 8.40 pagi tadi. Jam 9.00, segera kita kerahkan personel sebanyak 12 orang dengan 1 armada laut menuju ke lokasi,” ujar Yuspik kepada awak media melalui sambungan seluler.

Hasil identifikasi sementara pihak BPBD Inhil, diungkapkan Yuspik, terjadinya bencana tanah longsor disebabkan oleh arus sungai yang begitu deras dan mengikis permukaan tanah, sehingga tanah tidak mampu lagi untuk menahan beban berat bangunan diatasnya.

“Saya mengimbau kepada warga, khususnya warga Tanah Merah agar berhati – hati keluar rumah karena saat ini kerap hujan membuat arus sungai semakin deras dan gesekan terhadap permukaan tanah semakin kuat,” jelas Yuspik.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan yang sesaat setelah kejadian menerima laporan, langsung menginstruksikan pihak instansi terkait untuk mempersiapkan bantuan logistik terhadap para korban.

Dia mengaku prihatin atas bencana tanah longsor yang senantiasa terjadi dan menimpa warga Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah.

“BPBD dan Dinas Sosial telah kita arahkan untuk mempersiapkan bantuan bagi para korban. Selain itu, juga diinstruksikan bantuan tenaga untuk membantu para korban disana melakukan evakuasi,” tukas Bupati.

Bupati berharap kepada para korban untuk bersabar menghadapi musibah dan menganggap bencana tanah longsor sebagai sebuah cobaan.

“Insya Allah kalau tidak ada halangan Saya akan mengunjungi para warga korban bencana. Saya harap kepada para korban dapat selalu diberi kesabaran dalam menghadapi ujian oleh Allah SWT,” tutup Bupati.

Bencana longsor kali ini dialami 8 KK dengan 28 jiwa. Meski tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 200 Juta./Am

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s