Kami sampaikan kabar untuk anda

Silaturahmi dengan Masyarakat Desa Tanjung Simpang. SU Ajak Untuk Kembali Bersatu Bangun Inhil Lebih Baik

H Syamsuddin Uti (tengah), didampingi Sekda Inhil, H Said Syarifuddin (kiri) dan Camat Kecamatan Pelangiran, Abdul Pani (kanan) saat menghadiri pelantikan kepengurusan kerukunan nelayan di Desa Tanjung Simpang

Pelangiran, detikriau.org – Usai dilaksanakannya Pilkada Serentak 2018, Wakil Bupati Inhil terpilih, H Syamsuddin Uti ajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu membangun Kabupaten Inhil. Iapun mengaku, bersama pasangannya HM Wardan, tentu masih banyak kelemahan dan kekurangan. Dengan bersatu, membangun Inhil lebih baik menurutnya akan terasa semakin ringan.

“Mari kita bersatu lagi, dukung kami, kami banyak kelemahan dan kekurangan. Tetapi dengan bersatu, kami yakin membangun Inhil lebih baik akan semakin ringan untuk digapai,” Ujar Syamsuddin menyampaikan permintaan saat ikut menghadiri pelantikan kepengurusan kerukunan nelayan di Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, rabu (18/7/2018)

Kedatangan dirinya secara langsung dalam kesempatan ini, disamping bersilaturahmi, menurut Syamsuddin juga merupakan bentuk terimakasihnya kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan HM Wardan dan Syamsuddin Uti dalam Pilkada serentak yang baru saja usai.

Permasalahan pembangunan di Desa Tanjung Simpang, dijanjikannya akan menjadi perhatian dimasa kepemimpinannya nanti.

“Mudah-Mudahan, apa aspirasi masyarakat yang telah kami kumpulkan dan apa yang kami lihat, akan kami jadikan satu hutang kami kepada masyarakat desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran. Insyaallah ketika kami sudah dilantik,  kami akan bekerja maksmimal,” Ikrar pria yang akrab disapa SU ini.

Harapan masyarakat desa tanjung simpang diantara persoalan harga kelapa menurut SU, juga akan menjadi prioritas. Dengan berlatarbelakang seorang pengusaha, SU berkeyakinan akan mampu lebih berbuat banyak untuk mencari solusi terbaik persoalan komodity kelapa.

“Nanti kita akan upayakan agar masyarakat tidak hanya fokus kelapa bulat. Harus ada pengolahan produk turunan. Kita akan ajarkan masyarakat disini bagaiman cara mengolah hasil panen kelapa lebih baik.” Akhiri SU./ rul

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.