Tajam, Dipercaya, Independent

7 Fakta Penyakit Flu Tulang, Wajib Tahu

Photo :
Pixabay/ gfhjkm123

detikriau.org, Musim pancaroba dapat mempertinggi sejumlah penyakit, salah satunya yang ditularkan melalui nyamuk. Selain demam berdarah, penyakit lain yang patut diwaspadai di musim ini adalah chikungunya atau lebih dikenal dengan flu tulang.

Dalam program Ayo Hidup Sehat (AHS) di tvOne, Selasa 1 Mei 2018, dr. Adityo Susilo, SpPD-KPTI menjelaskan, chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan infeksi yang menyerang tulang sehingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Gejala awal dari flu tulang bisa berupa batuk dan pilek, namun yang paling menonjol adalah rasa nyeri pada tulang.

“Yang dikeluhkan nomor satu adalah demam mendadak, dengan penyertanya sakit kepala, mual sesekali, bersin, dan yang menonjol adalah sakit tulang,” ujar Adityo.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diketahui dari penyakit flu tulang ini.

1. Mandi malam rawan flu tulang

Menurut Adityo ini adalah mitos karena antara mandi dan flu tulang tidak ada hubungan sama sekali. Seperti dijelaskan sebelumnya, flu tulang disebabkan infeksi virus yang tidak memiliki keterkaitan dengan mandi malam.

 2.Suhu udara dingin menambah rasa sakit flu tulang

Faktanya, tubuh yang menggigil karena suhu dingin akan membuat seseorang yang mengalami demam tinggi serta tulang yang sakit akan menambah ketidaknyamanan penderita. Jelas sekali suhu yang dingin bisa membuat nyeri bertambah berat.

3.Gejala flu tulang mirip dengan demam berdarah

Karena virus chikungunya masih satu keluarga dengan dengue, jadi keduanya berbagi keluhan yang mirip. Namun, di kemudian hari pada chikungunya akan menimbulkan gejala paling menonjol yaitu nyeri sendi, terutama pada sendi-sendi kecil seperti jari dan pergelangan tangan yang sangat mengganggu aktivitas fisik.

4.Nyeri sendi flu tulang sama dengan rematik

Meski penyebabnya berbeda, tapi karena sama-sama keluhannya sendi, flu tulang dan rematik bisa memiliki kemiripan.

5.Penderita flu tulang harus minum banyak air putih

Orang yang mengalami demam karena infeksi akan membutuhkan cairan yang cukup. Namun, dengan catatan selama pasien mampu minum, jika tidak, jangan dipaksakan. Banyaknya air yang dibutuhkan dihitung dengan perkiraan 30-40 cc per kilogram berat badan per hari.

6.Penyakit tulang chikungunya dapat sembuh perawatan di rumah

Faktanya, menghilangkan virus bisa dengan daya tahan tubuh sendiri. Tapi, saat sendi sakit luar biasa, pasien sebaiknya dibawa ke rumah sakit sehingga bisa dikontrol nyeri sendi yang dirasakan.

7.Hindari gantung baju di rumah

Sebenarnya, menggunakan selimut tebal bisa membantu membuat rasa nyaman saat pasien menggigil. Di wilayah tropis seperti Indonesia, risiko terkena chikungunya cukup tinggi. Terutama di musim pancaroba yang membuat perkembangbiakan nyamuk semakin tinggi.

Untuk mencegah agar tidak terkena infeksi penyakit chikungunya, Adityo menyarankan untuk menghambat pertumbuhan nyamuk aedes aegypti yang menyebarkan virus chikungunya. Sering-sering membersihkan genangan air dan hindari menggantung baju di dalam ruangan.

Selain itu, penggunaan repellent atau losion anti nyamuk juga bisa sangat mengganggu. Menjaga kebersihan diri agar tidak mengundang gigitan nyamuk juga bisa dilakukan untuk menghindari chikungunya.

sumber: viva.co.id

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s