Tajam, Dipercaya, Independent

Disebut Tidak Komitmen, Ini Penjelasan Dua Kepala SKPD Pengusung Enam Ranperda

Tembilahan, detikriau.org – Dua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Inhil, yakni, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Wiryadi  dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Mizwar Effendi pastikan komitmen sebagai pengusung Enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Dikomfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan Inhil, menerangkan bahwa ketidakhadirannya bukan sebagai bentuk ketidak-komitmenan.

Dijelaskannya, Senin pekan lalu, Dishub Inhil mendapatkan undangan dari Sekjen Kementrian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI dalam rangka petunjuk teknis DAK 2018 dan pendukung atau pembinaan usulan DAK 2019 di Jakarta. Untuk DAK 2018 menurut Wiryadi, Inhil mendapatkan dua lokasi yang prioritasnya pada daerah terluar, perbatasan.

“Saya berangkat atas izin dan perintah Sekretaris Daerah. Resmi. Ada Surat Perintahnya,” Tegaskan Wiryadi dikomfirmasi detikriau.org di Tembilahan, rabu (18/4/2018)

lanjut Wiryadi, ia melakukan tugas daerah di jakarta sejak hari selasa hingga kamis. Selanjutnya hari jumat, dirinya ada jadwal untuk melakukan komunikasi dengan Anggota DPR RI Dapil Riau.

“Senin kemaren (16/4) saya sakit dan tidak masuk kantor. Malamnya saya sudah sampaikan kepada Kasubag Kepegawaian Dishub untuk memintakan izin sakit dan tidak masuk kantor. Saya juga sudah pesankan jika ada undangan, saya minta untuk diwakili oleh Sekretaris atau Kepala Bidang lainnya,” Jelas Wiryadi secara runut.

Disamping kepada Kasubag kepegawaian Dishub, kondisi sakit dirinya itu, menurut mantan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Inhil ini juga sudah disampaikannya kepada Plt Sekretaris DPRD Inhil, Indra Yevi dan mengajukan usulan penjadualan rapat pansus.

untuk masalah Ranperda, Wiryadi sebut, sudah membuatkan SK secara sah dan resmi untuk masing-masing  penanggungjawab pelaksananya. Ranperda itu katanya baru sebatas rencana, jika tidak disetujui, tinggal di coret. Atau kalau memang tidak bisa diterima, juga tidak ada masalah.

“Tadi saya sehat, ada undangan pansus LKPj, saya hadiri. Jadi bukan masalah komitmen atau tidak, tetapi hanya kondisi tertentu yang membuat saya tidak bisa menghadiri rapat Pansus Ranperda.” Akhiri Wiryadi.

Sementara itu, dikomfirmasi terpisah melalui sambungan telepon selularnya, Kepala BPKAD Inhil, Mizwar Effendi membenarkan bahwa dirinya tidak bisa menghadiri rapat pansus II DPRD Inhil yang dilaksanakan untuk hari ini karena dirinya sedang berada di Jakarta mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda Inhil) Said Syarifuddin.

Menurut Mizwar, kepantingan rapat pansus II DPRD Inhil hari ini, sebenarnya ia  sudah mewakilkan kepada Kepala Bidang pada Badan yang dipimpinnya.

“Saya tadi memang tidak bisa hadir karena sedang berada di Jakarta mendampingi Sekda. Sebenarnya saya sudah tunjuk Kepala Bidang untuk mewakili.” Ujar Mizwar menjawab komfirmasi.

Ditambahkan Mizwar, untuk pembahasan Ranperda, masalah teknisnya, BPKAD Inhil sebenarnya memintakan pendampingan dari KPKLN. Namun sayangnya pada rapat pansus hari ini, pendamping teknis BPKAD itu belum bisa hadir.

“Tadi saya sudah mendapatkan komfirmasi dari staff saya bahwa rapat pansus II dijadwal ulang untuk rabu depan,” Terang Mizwar.

diakhir kalimatnya, Mizwar juga memastikan, BPKAD Inhil tentunya akan komitmen sebagai SKPD pengusung Ranperda sekaligus ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya pada rapat pansus hari ini./ fsl

Iklan

Tagged as: , , , , ,

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s