Tajam, Dipercaya, Independent

3 Produk Ikan Sarden Kalengan Asal Tiongkok Positif Mengandung Parasit Anisakis Sp

foto: net

Tembilahan, detikriau.org – Produk ikan mackerel saus tomat diidentifikasi mengandung parasit anisakis sp. Parasit jenis nematode ini ditemukan dalam tiga jenis produk ikan kalengan yakni; IO (importir PT Mexindo Mitra Perkasa), Farmerjack (importer PT Prima Niaga Indomas), dan HOKI (importer PT Interfood Sukses Jasindo).

Perihal kandungan parasit anisakis sp ini diketahui dari Surat edaran Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir bernomor 440/DINKES/III/2018/837 tertanggal 21 Maret 2018 yang ditujukan kepada Kepala UPT Puskesmas se Kab Inhil

Surat edaran Dinkes Inhil tertulis didasarkan surat edaran BBPOM di Pekanbaru Nomor: R-IN.07.06.843.03.18.885 tanggal 21 maret 2018 perihal tindak lanjut hasil uji ikan mackerel dalam saus tomat.

Dikutip melalui laman Antaranews.com. Kepala BPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri membenarkan bahwa dari hasil uji laboratorium, ketiga produk ikan kalengan itu terbukti mengandung cacing dan harus segera ditarik dari pasaran dan masyarakat-pun dihimbau untuk tidak mengkonsumsinya.

Diterangkan, ikhwal dilakukannya uji coba terhadap produk ikan mackerel kalengan ini diawali dengan beredarnya video dan foto di media sosial yang menunjukkan adanya cacing dalam produk ikan mackerel dalam kaleng asal Negri Tiongkok itu. Informasi ini menurutnya pertama mencuat di Kota Tembilahan Kabupaten Inhil dan kemudian disusul kasus serupa di Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Hasil uji laboratorium itu juga dibahas oleh sejumlah ahli, sebelum diungkap BPOM ke Publik,” Ujar Kashuri

Cacing Anisakis Sp adalah sejenis parasit yang dapat menimbulkan masalah pada ikan termasuk manusia. Jika dikonsumsi tanpa dimasak atau dalam keadaan setengah masak akan menyebabkan timbulnya penyakit. Cacing itu ditemukan didalam kemasan kaleng ikan mackerel sudah dalam kondisi mati. Jadi disimpulkan timbulnya cacing bukan akibat kerusakan kemasan maupun akibat kadaluarsa.

“mungkin munculnya cacing itu akibat pengolahan yang tidak higienis. Keberadaa cacing itu setelah say abaca dari beberapa literature, itu ada sejak awal. Karena jenis mackerel itu kalau pencucian tidak bersih, maka didalam perutnya kemungkinan ada jenis cacing,” ditambahkan Kashuri

Jika mengkonsumsinya, pada sebahagian orang yang tidak tahan terhadap reaksi alergi dapat menyebbakan timbulnya gatal-gatal pada kulit dan akan lebih berbahaya jika sampai terkonsumsi oleh orang yang memiliki riwayat penyakit asma, akan menyebabkan timbulnya sesak nafas. Kata Muhammad Kashuri  sembari juga menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan ada warga yang sakit setelah mengkonsumsi produk ikan bercacing itu.

“kita Imbau masyarakat untuk tidak resah. Kalau masih ada ditemukan produk itu dipasaran agar segera melaporkan dan jangan mengkonsumsinya,” Pesankan Kashuri./red

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s