Tajam, Dipercaya, Independent

Duel Harimau si “Bonita” Vs Kerbau, Kadus Nekat Jadi Penengah

Harimau itu memang aneh. Sepertinya dia juga mengerti apa yang kita inginkan. Buktinya, dua kali dia menggigit, saya minta dilepas, dilepas itu. Dan harimau tidak menyerang saya. Dia hanya duduk menatap saya,”

Tembilahan, detikriau.org – Harimau Bonita menyerang kerbau milik warga Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau dan duel terjadi. Warga ketakutan. Kepala Dusun (Kadus) Sarayo nekat menengahi duel itu.

“Saya keluar dari rumah pakai sarung saja. Saya yakin harimau itu kembali menyerang kerbau betina setelah kerbau jantan berhasil kami selamatkan,” kata Sarayo dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (16/3/2018).

Sarayo menceritakan, selain dia, warga berdatangan. Warga bermusyawarah bagaimana menyelamatkan kerbau betina itu. Warga sebagian takut, gara-gara upaya penyelamatan kedua ini, Bonita akan mengamuk dan menyerang warga.
“Warga takut, kalau kerbau kedua juga diselamatkan, harimau itu akan benar-benar marah. Karena sebelumnya kerbau jantan kita selamatkan,” katanya.

Sarayo akhirnya memberanikan diri. Dengan hanya mengenakan kain sarung, ia maju ke depan. Kerbau betina sedang berhadap-hadap dengan Bonita. Duel kedua kalinya pun terjadi.

“Saya nekat saja, kita sudah panik terus-menerus diganggu harimau. Saya datangi saat kerbau dan harimau lagi saling menyerang,” kata Sarayo.

Saat terjadi duel harimau versus kerbau, Sarayo mendekat dan mengambil tali yang terikat pada kerbau. Dia menarik kerbau itu untuk menghindari serangan harimau. Saat kerbau ditarik, Bonita dengan gampang menyerang kerbau dari belakang.

Bonita menggigit kaki belakang kerbau. Kerbau yang ditarik semakin berat karena Bonita tak melepaskan gigitannya. Saat itulah, Sarayo pun berhenti menarik kerbau.

“Saya berhenti, terlihat harimau tetap menggigit. Saya tetap berdiri mendekat, saya bilang sama harimau itu, ‘Sudahlah, jangan ganggu ternak kami ini. Ini milik warga, bukan milik pribadiku. Tolonglah, Datuk, lepas gigitanmu,'” pinta Sarayo kepada Bonita.

Tak lama, harimau liar itu melepaskan gigitannya. Bonita, yang awalnya dalam posisi berdiri, kemudian duduk. Bonita hanya memandangi Pak Kadus.

“Karena sudah dilepas, ya sudah, kerbau saya bawa berjalan. Tapi tiba-tiba kerbau kembali berbalik arah ke Bonita, ini karena merasa sudah terlepas dari gigitan. Kembali kerbau menyerang harimau,” kata Sarayo.

Duel kembali terjadi, namun dia tetap menarik kerbau itu. Saat kerbau kembali ditarik, lagi-lagi Bonita kembali menyerang kaki kerbau.

“Saya berhenti lagi. Saya bilang sama harimau itu, ‘Sudahlah… sudahlah… jangan ganggu ternak kami ini. Kami juga tak pernah mengganggumu.’ Harimau itu kembali melepas dan duduk lagi,” kata Sarayo.

Singkat cerita, kerbau betina ini bisa diselamatkan. Namun ada luka pada kaki belakangnya.

“Sekarang bekas gigitan harimau itu menjadi bernanah. Harimau itu memang aneh. Sepertinya dia juga mengerti apa yang kita inginkan. Buktinya, dua kali dia menggigit, saya minta dilepas, dilepas itu. Dan harimau tidak menyerang saya. Dia hanya duduk menatap saya,” tutup Sarayo.

Berita ini sudah diterbitkan detikcom dengan judul “ Nekatnya Kadus Akhiri Duel Macan Vs Kerbau: Datuk, Jangan Ganggu Kami

 

 

Iklan

Tagged as: ,

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s