Tajam, Dipercaya, Independen

Jangan Panaskan Ulang 7 Makanan Ini

foto ilustrasi sayuran: net

detikriau.org – Memanaskan kembali makanan adalah aktivitas yang biasa dilakukan di rumah. Pada umumnya orang menghangatkan makanan karena sisa makanan semalam atau tadi pagi masih terlihat layak makan.

Akan tetapi tahukah anda ada beberapa jenis makanan yang justru menjadi beracun jika dipanaskan kembali? Dilansir dari Eating Natural Foods, inilah tujuh makanan yang sebaiknya jangan dipanaskan lagi:

Jamur

Jamur sebaiknya segera dikonsumsi segera setelah selesai dimasak. Ini karena kandungan protein pada jamur bisa berubah jadi racun dan mengganggu sistem pencernaan. Jika ingin memakan lagi jamur sisa semalam, makanlah dalam keadaan dingin tanpa perlu dihangatkan lagi.

Bayam

Bayam kaya akan kandungan nitrat. Oleh karena itu sayuran ini hendaknya langsung dikonsumsi setelah dimasak. Jangan sekali-sekali menghangatkan bayam karena nitrat akan berubah menjadi nitrit dan membahayakan kesehatan.

Bit

Buah bit punya sifat yang sama seperti bayam. Segera santap bit dan jangan memanaskan jika ingi dimakan lagi.

Seledri

Sebagaimana bayam dan buah bit, seledri bukanlah sayuran yang direkomendasikan untuk dipanaskan berkali-kali.

Ayam

Ayam mengandung protein dan akan berdampak buruk jika olahan ayam dipanaskan untuk kedua kalinya. Jika dipanaskan kembali, komposisi protein akan berubah akibat suhu yang tinggi. Maka dari itu bila anda ingin menghangatkan ayam gunakan temperatur yang rendah.

Telur

Protein pada telur akan sangat baik jika dikonsumsi begitu telur matang, baik dengan cara digoreng atau direbus. Menghangatkan kembali telur yang sudah matang akan mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan.

Kentang

Kentang yang sudah matang disarankan untuk segera disantap. Jangan makan olahan kentang yang sudah berumur satu hari atau yang tidak tersimpan di kulkas. Menghangatkan olahan kentang menyebabkan hilangnya nutrisi dan beracun./republika.co.id

 

Iklan

Tagged as: , , , , , ,

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.