Tajam, Dipercaya, Independent

Duh PLN Alami Black Out. Apakah Itu ? Ini Penjelasan Manajer PLN Rayon Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Sudah lebih sepekan lamanya, pasokan PLN Rayon Tembilahan kerap terjadi pemadaman secara mendadak. Kondisi seperti ini pastinya akan sangat mengganggu kenyaman pelanggan. Penyebab terganggunya pelayanan ini katanya disebabkan terjadinya “Black Out”. Lantas apakah yang dimaksud Black Out itu ?

Manajer PLN Rayon Tembilahan, Iwan Eka Putra melalui pesan WA menerangkan bahwa Blackout pada sistem PLN dapat diartikan sebagai  listrik padam atau biasa disebut “padam total”. Diakuinya terjadinya kondisi seperti ini sangat tidak mengenakkan. Banyak pihak yang merasa dirugikan terutama pelanggan PLN.

Banyak hal menurut Iwan yang bisa menyebabkan terjadinya black out. Dalam sistem kelistrikan PLN yang isolated diterangkannya, penyaluran listrik di bagi menjadi 2 bagian: pertama adalah Pembangkit. Seperti PLTD,PLTU,PLTMG, dll, dan yang kedua adalah Distribusi atau jaringan

Untuk pembangkitan, ada yang di kelola oleh PLN dan atau anak perusahaannya atau bisa di kelola oleh pihak swasta.

Sedangkan sistem distribusi bisa dilihat seperti pada pinggiran jalan yang terdiri dari tiang dengan 3 kabel. Dari tiang dengan 3 kabel ini nantinya akan masuk ke trafo distribusi dan terus ke rumah pelanggan. Tegangan di tiang yang kabel 3 tadi ini besarnya 20.000 volt (20Kv) dan diturunkan melalui trafo distribusi menjadi 380/220 volt (masuk ke rumah/pelanggan PLN)

“Nah, itu gambaran umum dari sistem kelistrikan. Untuk menghindari terjadinya black out,, tentu ke dua sistem ini harus di jaga keandalannya. Lantas apa saja penyebab black out.” Kata Iwan

Pada sistem pembangkit ditambahkan Iwan, penyabab blackout biasanya disebabkan terjadinya gangguan pada unit pembangkitan. Gangguan yang menyebabkan pembangkit trip atau mati tentunya akan menyebabkan pasokan listrik pada sistem berkurang. Hal ini biasanya ditandai dengan frekuensi yang menurun. Jika frekuensi terlalu turun dan pembangkit lain tidak bisa menutupi kekurangan, pada jaringan listrik ada sistem pengaman Under Frekuensi Relay (UFR) bekerja. UFR bekerja jika frekuensi terlalu rendah. Hal ini menyebabkan beberapa daerah akan mengalami pemadaman listrik.

Sedangkan pada jaringan  distribusi, gangguannya antara lain seperti; terjadinya  gangguan alam atau kerusakan alat karena umur atau bencana alam. Tetapi bisa juga ada pemadaman selain tiga sebab itu, seperti adanya pemeliharaan. “namun untuk pemeliharaan ini padam terencana, biasanya akan diumumkan PLN”

“Contoh yang sering kita alami seperti terjadinya kerusakan jaringan akibat pohon tumbang / tiang distribusi rusak di tabrak mobil yang menyebabkan tiang listrik roboh. Jika ini terjadi tentu pasokan listrik akan terganggu,”

Kedua bagian pada sistem kelistrikan ini (pembangkit dan distribusi) saling berkaitan. Hal yang paling menakutkan dan dihindari adalah black out , dimana listrik pada jaringan benar-benar kosong dari pembangkit sampai ke distribusi.

Berikut contoh kasus black out

Misalnya, salah satu pembangkit trip/ mati, hal ini menyebabkan unit pembangkit lain akan memikul beban pembangkit yg mati tadi dan unit lainnya ini tidak akan kuat memikul beban yg ada maka seluruh unit akan  ikut trip/mati. Jika di analogikan saat kita di perahu yang di dayung 2 orang, jika salah satu berhenti mendayung tentu pendayung yang lain akan lebih menerima beban untuk mendayung,dan jika sudah tidak kuat lagi tentu perahu akan berhenti dengan sendirinya.

Biasanya saat ada unit yang trip  maka frekuensi akan turun. Jika frekuensi terlalu rendah maka ada pengaman sistem yg bekerja yaitu UFR (under frekwensi relay). Namun jika tidak bekerja dapat menyebabkan hunting atau naik turunnya frekuensi yang bisa menyebabkan seluruh unit pembangkit akan trip/mati. Kalau kita di rumah frekuensi naik turun ditandai dengan lampu atau TV yang terlihat redup-redup.

Oleh karenya pinta Iwan, untuk menghindari terjadinya black out, pelanggan PLN dihimbau untuk tidak menanam pohon disekitar jaringan listrik. Dan jika ingin menebang pohon disekitar kabel listrik sebaiknya hubungi pihak PLN untuk pengamanan

“ serta izinkan jika ada pohon milik kita yang terkena jaringan untuk dipotong oleh petugas PLN.” Himbau Iwan.

Diakhir penjelasannya Iwan juga meminta kepada pelanggan untuk bersabar jika terputusnya pasokan listrik. Terjadinya hal seperti itu pasti disebabkan ada masalah atau gangguan pada jaringan atau pembangkit.

“yang perlu diingat saat terjadi gangguan selalu ada orang yang bekerja keras untuk mengatasi gangguan tersebut. Walaupun pasokan listrik aman tanpa gangguan akan ada selalu orang yang siap sedia standby menjaga pasokan listrik agar selalu aman.” Akhirinya./ Am

 

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s