Tajam, Dipercaya, Independent

Tim Harat Polres Inhil Bongkar Pelaku Pencuri di Wisma Berlian

Tembilahan, detikriau.org –  Tim Harat Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Indragiri Hilir, berhasil membongkar kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Wisma Berlian Jalan Telaga Biru Tembilahan. Komplotan pencuri yang beranggotakan tiga orang tersebut dapat digulung pada waktu dan tempat yang berbeda.

Kapolres indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.IK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP Arry Prasetyo, SH, MH, membenarkan penangkapan para pelaku,

“Salah satu tersangka yang berinisial Ed alias Bj, (16 tahun), warga Desa Simpang Gaung, secara sukarela menyerahkan diri, pada hari Sabtu, 2 Desember 2017 “, terang AKP Arry.

Sedangkan dua tersangka lainnya yang lebih dahulu dibekuk adalah Ru (22 tahun) dan Sya alias Co (23 tahun), keduanya petani dan warga Simpang Kanan Desa Simpang Gaung Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir.

Lebih jauh Kasat mengatakan bahwa pencurian satu unit TV merk Panasonic 22 inch itu, baru diketahui pengelola Wisma Berlian, pada hari Rabu, 22/11/2017, sekira pukul 13.00 WIB. Korban Sultan (48 tahun), yang mendapat laporan dari karyawannya, kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada Polisi. Dalam 1 bulan belakangan, wisma tersebut, telah beberapa kali kehilangan tv dari dalam kamar – kamar yang disewakan.

Menanggapi laporan korban, Kasat Reskrim lalu memerintahkan Tim Harat untuk melakukan penyelidikan. Tim lalu mengecek daftar tamu dan CCTV. Dari penyelidikan tersebut mulai didapat titik terang pelakunya. Penyelidikan kemudian dilanjutkan pada keberadaan para pelaku.

Pada hari Kamis, 30/11/2017, sekira pukul 01.00 WIB, Tim Harat yang dipimpin IPDA Agung Gunawan Putra, S.TK, berhasil mengamankannya tersangka Sya alias Co dirumahnya. Tak lama kemudian, sekira pukul 05.00 WIB, tersangka Ru juga berhasil diciduk.

Dari CCTV dan keterangan kedua tersangka, diketahui masih ada satu tersangka lagi. Upaya persuasif yang dilakukan pihak kepolisian, lewat Bhabinkamtibmas Desa Simpang Gaung AIPDA Juwartono, akhirnya tersangka ketiga atas nama Ed, secara sukarela menyerahkan diri.

“Ketiga tersangka mempunyai peran yang berbeda”, kata Perwira Polisi Balok Tiga itu. Ru berperan memesan kamar, Co yang melihat situasi dan Ed sebagai tukang petik. “Semula mereka berniat memesan 3 kamar, tapi karena yang ada tv cuma 1 kamar, akhirnya pesanan tersebut dibatalkan”, tambah AKP Arry.

Sebelumnya, mereka telah sukses beraksi sebanyak 2 kali, di wisma yang sama, tapi tak dilaporkan karena CCTV belum terpasang. “Mereka dijerat pasal 363 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman 7 tahun penjara”, tutup Kasat Reskrim./rls/Am

Iklan

Tagged as: ,

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s