Tajam, Dipercaya, Independent

Bertempat di “Rumah Suluk”, TP-PKK Inhil Laksanakan Pengajian Rutin

TEMBIAHAN (detikriau.org) – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bekerjasama dengan organisasi wanita Inhil melaksanakan pengajian rutin bulanan, Rabu (8/11/2017) sore.

Bertempat di Rumah Suluk kediaman dinas bupati Inhil jalan Kesehatan nomor 1 Tembilahan, kegiatan ini dihadiri ketua TP-PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME, ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dr Hj Raihana Razaq, para pengurus organisasi wanita, dan Al ustazah Dr Fitri selaku penceramah.

“Kita patut bersyukur Allah izinkan kita kembali berkumpul dalam kegiatan pengajian bulanan ini”, ujar Zulaikhah.

Seperti biasanya Zulaikhah mengatakan bahwa kegiatan rutin tersebut tidak hanya sebagai tempat menambah ilmu agama, namun juga dapat dijadikan ajang untuk mempererat silaturahmi antar sesama.

Istri orang nomor 1 di Inhil ini juga mengingatkan para orang tua untuk selalu waspada terhadap anak-anaknya, sebab akhir-akhir ini Kota Tembilahan dan sekitarnya telah memasuki musim banjir karena air pasang.

“Kemarin saya lewat parit 6, jalan tenggelam dikarenakan air pasang. Untuk para orang tua, diharapkan selalu memantau dan mengawasi anaknya jangan dibiarkan atau lengah. Jangan sampai terjadi hal yang tidak inginkan karena banjir air pasang apalagi sampai menelan korban”, pesannya.

Sementara itu Al Ustazah dalam tausiyahnya menyampaikan bentuk syukur kepada Allah dengan selalu melakukan amal-amal ibadah. Salah satunya seperti berkumpul di pengajian setiap bulannya.

“Syukur merupakan Salah satu perbuatan yang terpuji dan ini merupakan perbuatan yang wajib dilakukan oleh umat manusia. Karena syukur merupakan salah satu bentuk terima kasih atas berkat segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita,” tuturnya saat menyampaikan tausiah.

Al Ustadzah Fitri melanjutkan, jika diberi suatu nikmat, jangan memandang banyak atau sedikit nikmat tersebut. Karena Allah akan menambah nikmat kepada orang yang bersyukur.

“Jika satu nikmat saja Allah cabut dari diri kita mungkin kita tidak bisa berkumpul di tempat ini. Jangan sampai Allah cabut nikmat sehat, nikmat iman dan nikmat beribadah kita kepadaNYA. Bersyukur itu dibagi atas tiga macam diantaranya adalah bersyukur menggunakan lisan, badan dan hati. Cara kita bersyukur dengan menggunakan lisan adalah kita mengakui atas segala kenikmatan yang telah Allah beri kepada kita dengan sikap yang merendahkan diri. Sedangkan cara kita bersyukur dengan badan Yakni dengan cara bersikap selalu sepakat dan mengabdi kepada Allah dan cara kita bersyukur dengan hati adalah dengan menjaga atas keagungan Allah. Tanda-tanda seseorang itu bersyukur dengan lisan selalu bersyukur Apabila mendapat nikmat dari Allah dengan mengucap Hamdalah. Sedangkan tanda-tanda orang yang bersyukur dengan badan adalah orang yang senantiasa beribadah pernyataan ini dapat direalisasikan dengan bentuk perbuatan. Sedangkan bersyukur dengan hati adalah orang yang selalu menjaga hatinya dengan senantiasa bersyukur melalui hatinya yang tercermin dari perbuatannya,” jelasnya.

Kegiatan kali ini disemarakkan dengan solawat nariyah yang dilantunkan bersama oleh Ustazah Fitri dan para hadirin yang menghadiri pengajian./Mirwan

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s