Tajam, Dipercaya, Independent

Hanya Karena Tersinggung, Motip Pelaku Habisi Nyawa Yanti

Pelaku pembunuhan, Az (24)

Tembilahan, detikriau.org – Malaikat maut pencabut nyawa Yanti (42), warga jalan Karya Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan mengaku tindakan brutal yang dilakukannya hanya berlatarbelakang sakit hati. Korban menurutnya melontarkan hinaan yang membuatnya tersinggung dan menjadi gelap mata.

“Hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat melakukan pembunuhan tersebut karena sakit hati mendengar perkataan korban, yang menghina dirinya. Padahal pagi itu, pelaku mengaku bermaksud hendak berbelanja ke warung korban. Karena tersinggung, tersangka menjadi gelap mata dan kemudian mengambil parang yang ada di dalam warung serta membacok korban berulang kali. Setelah melihat korban terkapar bersimbah darah tersangka kemudian kabur meninggalkan tempat tersebut.” Ujar Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung S.IK, M.Si, melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP Arry Prasetyo, SH, MH

Diterangkan AKP Arry, Tim Harat Unit Opsnal Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Indragiri Hilir berhasil meringkus pelaku Az (24) hanya berselang 18 jam setelah terjadinya aksi pembunuhan.

Pria pengangguran yang tidak lain adalah tetangga korban sendiri dibekuk ditempat persembunyiaannya di Jalan Stadion Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan, Kamis sore, 5/10/2017.

Penangkapan tersangka ini dilakukan setelah dilakukan olah TKP dan didapat petunjuk yang mengarah kepada pelaku. Informasi berharga tersebut ditindaklanjuti dengan melacak keberadaan Az. Ketika ditelusuri ke rumahnya ternyata tersangka sudah menghilang. Tidak patah arang, Tim Harat yang dibantu Unit Reskrim Polsek Tembilahan kembali melacak jejak tersangka dan akhirnya sebelum Azan Maghrib berkumandang di Kota Tembilahan, sekira pukul 18.00 WIB, tersangka dapat dibekuk.

“Saat ini tersangka sudah diamankan di rutan Polres Indragiri Hilir, guna proses penyidikan lebih lanjut. “Kepada Az, akan disangkakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman, 15 tahun penjara”, tutup AKP Arry

Sekedar mengingatkan, sebelumnya, Rabu pagi, 4/10/2017, sekira pukul 06.00 WIB, ditengah guyuran hujan di Kota Tembilahan, warga jalan Karya Kelurahan Pekan Arba Tembilahan, dihebohkan dengan kasus pembunuhan sadis, yang menimpa korban Yanti (42 tahun). Ibu rumah tangga itu ditemukan tewas di dalam warungnya sendiri dengan luka yang cukup parah. Tak pelak peristiwa tersebut mendapat atensi penuh dari Kapolres Indragiri Hilir yang memimpin langsung jalannya pengolahan TKP oleh Unit Identifikasi./Am

Save

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s