Tajam, Dipercaya, Independent

Dipertanyakan F-PKB DPRD Inhil Perihal Komitmen Perbaikan Perkebunan Kelapa Masyarakat, Ini Jawaban Bupati

Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin

Tembilahan, detikriau.org – Alokasi anggaran untuk penyelamatan kebun masyarakat pada tahun anggaran 2014/2016 berada pada program peningkatan penerapan teknologi pertanian/perkebunan dengan kegiatan pembangunan tanggul mekanik dengan besaran anggaran per tahun lebih kurang 30 miliar yang kegiatannya dilaksanakan dalam bentuk kontraktual dengan standar harga 85 juta hingga – 90 juta, sehingga dalam 1 tahun rata-rata penanggulan bisa dilakukan sepanjang lebih kurang 330 KM.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Inhil HM Wardan melalui Sekda Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin pada rapat paripurna ke 2 masa persidangan ke III tahun sidang 2017, rabu (6/9/2017) mengawali uraian tanggapan Bupati atas pemandangan umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) yang disampaikan pada rapat paripurna ke 1 masa persidangan ke III tahun sidang 2017 khusus pada pertanyaan komitmen Pemkab Inhil untuk melakukan perbaikan perkebunan kelapa masyarakat, Selasa (5/9/2017) sehari sebelumnya.

Untuk tahun anggaran 2017 dan 2018 ditambahkan Sekda, dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan tanggul mekanik dilakukan secara swakelola sesuai perubahan perbup nomor 16 tahun 2015 dimana pekerjaan swakelola di Kecamatan dianggarkan pada program fasilitasi, pengawasan dan pembinaan pelayanan umum dan pemberdayaan masyarakat dengan alokasi anggaran sebesar 100 juta – 150 juta yang diperuntukan bagi operasional. Sedangkan pelaksanaan pekerjaan fisik dialokasikan sesuai panjang tanggul yang dibangun.

“Pada tahun 2017, total anggaran pekerjaan di Kecamatan sebesar Rp 6,505 miliar dengan target panjang tanggul terbangun sepanjang 332,8 KM,” diterangkan Sekda

Sedangkan anggaran di Dinas Perkebunan sebesar lebih kurang Rp 4 Miliar, lanjutkan Sekda, diperuntukan bagi pengadaan sarana prasarana produksi perkebunan.

“Dengan data yang telah kita uraian diatas dapat disimpulkan telah terjadinya efisiensi anggaran yaitu dari anggaran tahun 2014 – 2016 sebesar lebih kurang Rp 30 Miliar diefisiensikan pada tahun 2017 – 2018 mennjadi Rp 10 miliar untuk target panajng tanggul yang sama,” Simpulkan Sekda./dro

F-PKB DPRD Inhil Pertanyakan Keseriusan Pemkab Perbaiki Kerusakan Perkebunan Kelapa Masyarakat

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s