Tajam, Dipercaya, Independent

DLHK Inhil Berikan Sanksi Administratif “Paksaan Pemerintah” Bagi PT PKS

“Hasil Uji Labor Dinas PU Riau Buktikan Limbah PT PKS Berada diatas Baku Mutu Lingkungan”

Kepala DLHK Kabupaten Indragiri Hilir, Helmi D

Tembilahan, detikriau.org – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Indragiri Hilir menjatuhkan sanksi administrasi berupa paksaan pemerintah kepada PT. Putera Keritang Sawit melalui Surat Keputusan Penerapan Sanksi Administratif bernomor 359/DLHK/IV/2017 tanggal 11 April 2017.

Pemberiaan sanksi administrasi ini dilandaskan pada hasil uji laboratorium terhadap sampel air limbah dari Dinas PU Provinsi Riau yang menunjukkan bahwa limbah yang dibuang oleh PT. Putera Keritang Sawit berada di atas baku mutu lingkungan sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 05 tahun 2014 tentang Baku mutu air limbah.

“Artinya dengan terbitnya SK penerapan sanksi administratif ini, PT. Putera Keritang Sawit diperintah untuk melakukan optimalisasi dan hal-hal yang dianggap perlu agar air limbah yang dibuang ke media lingkungan dapat memenuhi baku mutu lingkungan sesuai dengan peraturan yang berlaku.” Sampaikan Kepala DLHK Inhil Helmi D melalui sambungan selular kepada detikriau.org, senin (3/7/2017)

“Selambatnya-lambatnya tanggal 15 Juli 2017 mendatang Air limbah yang akan dibuang oleh PT. Putera Keritang Sawit wajib sudah memenuhi baku mutu lingkungan.” Tekankan Helmi

Masih menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil ini, sanksi Administrasi berupa paksaan pemerintah ini diberikan kepada usaha atau kegiatan yang melakukan pelanggaran terhadap perayaratan yang tercantum dalam izin lingkungan dan/atau menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup.

Tujuan dari pengenaan sanksi administrasi ditujukan untuk melindungi lingkungan hidup dari pencemaran atau kerusakan lingkungan, memulihkan kualitas lingkungan hidup dan memberikan efek jera bagi penanggungjawab usaha atau kegiatan yang melanggar peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Untuk diketahui sebelumnya, tanggal 21 Februari 2017 yang lalu PT. Putera Keritang Sawit, Industri Pengolahan kelapa sawit yang berlokasi didesa Keritang kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir dilaporkan masyarakat telah melakukan dugaan pencemaran lingkungan berupa air limbah yang dibuang langsung ke sungai Mengkasih.

Menindaklanjuti laporan, DLHK kabupaten Indragiri Hilir bersama-sama dengan Komisi III DPRD Kabupaten Indragiri Hilir pada tanggal 22 Februari 2017 melakukan verifikasi terhadap pengaduan masyarakat langsung ke lokasi pabrik. Saat itu juga dilakukan pengambilan sampel air limbah yang dibuang oleh PT. Putera Keritang Sawit dan dikirim ke Laboratorium Dinas PU Provinsi Riau./dro

 

 

 

Save

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s