Tajam, Dipercaya, Independent

Ops Patuh Siak 2017 Berakhir, Ribuan Pelanggar Ditilang Polres Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penegakan hukum sebanyak 1.035 kali terhadap pelanggar dengan E Tilang selama Operasi Patuh Siak 2017. Selain itu, jajarannya juga melakukan teguran sebamyak 94 kali.

“Untuk laka lantas, sama seperti tahun 2016, pada pelaksanaan operasi di tahun 2017 ini juga tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Lantas, AKP Jusli, Selasa (23/5/2017).

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan Operasi Patuh Siak 2017 tersebut berlangsung serentak se-Indonesia selama 14 hari yang kini telah diakhiri pada tanggal 22 Mei kemarin.

Dikatakan Kasat, bahwa pengendara sepeda motor tetap mendominasi pelanggaran pada pelaksanaan operasi tahun 2017 ini yakni sebanyak 960 lembar tilang, dibanding tahun 2016 hanya 600 lembar tilang.

Kemudian, pelanggaran yang paling banyak adalah kelengkapan surat-surat yakni sebanyak 530 kali ditahun 2017, jika dibanding tahun 2016 hanya 320 kali. Begitu juga helm, ditahun 2017 sebanyak 327 kali, sedangkan tahun 2016 hanya 224 kali.

Selain itu juga terdapat pelanggaran mengenai kelengkapan kendaraan 62 kali dan pada tahun 2016 lalu sebanyak 55 kali, melanggar batas kecepatan sebanyak 34 kali ditahun 2017 dan ditahun 2016 nihil. Terakhir, pada pelanggaran marka jalan sebanyak 7 kali, sedangkan tahun 2016 nihil.

Kemudian jumlah tilang kendaraan roda empat atau mobil, pada tahun 2017 ini juga mengalami peningkatan dari hanya 4 lembar di tahun 2016, menjadi 75 kendaraan ditahun 2017.

Pelanggaran yang dilakukan pengendara mobil adalah kelengkapan surat-surat sebanyak 41 kali ditahun 2017 dari hanya 3 kali tahun 2016, pelanggaran muatan sebanyak 30 kali tahun 2017, tahun 2016 nihil dan melanggar batas kecepatan 3 kali di 2017 yang tahun 2016 dulu nihil serta sabuk keselamatan 1 kali di 2017 sama dengan ditahun 2016, juga 1 kali.

Untuk jenis pekerjaan pelanggar ditahun 2017 ini adalah karyawan swasta sebanyak 312 pelanggar, pelajar/mahasiswa sebanyak 259 pelanggar dan PNS  sebanyak 112.

Pada pelaksanaan tahun ini, 4 orang Personel Polres Inhil juga ditilang, karena melanggar perlengkapan kendaraan. Dari pola usia, pelanggaran paling banyak dilakukan pada rentang usia 16-20 tahun, sebanyak 193 kali, 26 – 30 tahun, sebanyak 148 kali dan 21 – 25 tahun sebanyak 139 kali. Yang memprihatinkan adalah, adanya pelanggar dibawah 15 tahun sebanyak 133 kali.

Selain dari pada penegakan hukum, juga dilakukan kegiatan preemtif berupa penerangan/penyuluhan di media elektronik sebanyak 44 kali, pemasangan/penyebaran spanduk, leaflet, stiker, baleho sebanyak 841 kali.

Kasat berharap, bahwa setelah pelaksanaan operasi Patuh ini, kesadaran dan kepatuhan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir terhadap peraturan lalu lintas dalam mencapai keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dapat terus terjaga, terutama dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H, dimana pergerakan arus lalu lintas orang dan barang akan lebih meningkat.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan”, tutup AKP Jusli./Mirwan

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s