Tajam, Dipercaya, Independent

Komisi I Pinta Penangangan “korban” Lem Kambing Ada Tindak Lanjut

Ketua Komisi I DPRD Inhil HM Yusuf Said

Tembilahan, detikriau.org – Ketua Komisi I DPRD Inhil HM Yusuf Said berharap adanya upaya lanjutan terkait penangan anak-anak korban “lem kambing”.

Untuk itu menurutnya, setiap kali menemukan korban kasus lem kambing ini, Satpol PP dimintanya untuk melakukan pendataan dengan jelas agar nantinya data tersebut dapat dibahas besama Dinas Sosial termasuk Dinas Perdagangan.

“tindaklanjut misalnya kalau korban masih masuk usia sekolah akan di kembalikan ke sekolah atau pesantren, kalau usia produktif kita masukkan ke BLK,” Saran Yusuf saat meninjau kelas pembinaan anak-anak korban lem kambing di Makodim 0314 Inhil, Senin (22/5/2017)

Biasanya selama ini menurut Politisi Golkar Inhil ini, dalam penanganan bagi mereka yang kedapatan mengunakan lem kambing hanya ditangkap, di data kemudian dikembalikan ke orang tua.

“Karena itu kita menganggarkan untuk pelatihan-pelatihan ini. Apalagi selama ini kan hanya ditangkap, kemudian di data dan kemudian dikembalikan lagi kepada orang tua nya. Karena itu kita sepakat agar dibarak kan, agar ada penanganan lebih lanjut.” Pungkasnya./ADV/Mirwan

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s