Tajam, Dipercaya, Independent

Netizen Kritik Foto Presiden di Ruang Kalapas Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Foto Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di ruang Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan dinilai ada keganjilan. Pasalnya, latar belakang bendera pada foto pasangan kepala negara itu hanya berwarna merah.

Hal tersebut diketahui setelah melakukan foto bersama pada moment silaturrahmi antara Pengurus DPC Gerakan Anti Narkoba (Granat) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dengan Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Sudirwan, Kamis (9/2/2017) kemarin.

Terkait hal tersebut, sejumlah penguna media sosial Facebook sibuk berkicau.

Ijin Kritik sedikit pak Kalapas Tembilahan…
Dari dokumentasi Kunjungan Pengurus DPC Granat Kab. Inhil keKantor Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tembilahan, saya menemukan keganjilan yang sebenarnya tak ada apa-apanya pak, tapi bisa saja terjadi sesuatu jika ada kunjungan dari Istana ataupun dari Menkumham. Warna bendera kita adalah Merah & Putih…Saya ingin menginformasikan terkait foto Presiden RI dan Wakil Presiden RI dengan latar belakang bendera berwarna merah yang ada di ruangan bapak itu bukan foto resmi sebagaimana diterbitkan oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Foto resmi Presiden RI dan Wakil Presiden RI dapat dilihat pada laman website http://indonesia.go.id
.
Demikian kritikan saya sebagai putra daerah pak…, terima kasih. Semoga cepat di ganti… Wassalam,” tulisan pada postingan akun @Oyonk Maldini dalam grub tertutup 100.000 Dukungan Tuntutan Perbaikan Kinerja PEMDA INHIL, Kamis, 9 Februari 2016 sekira pukul 22.56 WIB.

Tautan itupun direspon cepat dari para peselancar dunia maya, salah satunya akun @Dany Firdaus yang menyatakan nada kekhawatirannya.

Waduh…gawat neh pak lapas kan tau diaturan hukum dari A sampai Z nya, kok dibiarkan saja foto presiden kita dgn latar belakang yg menyalah…sdh berapa lama pembiaran itu terjadi?
Dan kunjungan GRANAT inhil harusnya jg mengingatkan bahwa hal itu menyalah,GRANAT inhil kan levelnya setingkat ORMAS,yg paham akan benar salahnya aturan hukum….
” tulisnya.

“Kalau Bapak Kalapas atau semua pegawai di Lapas tidak tau permasalahan Bendera itu perlu dipertanyakan,” tulis dari akun lainnya, @Ongko Wajo.

Begitu juga dengan kicauan para netizen lainnya yang pada intinya menyampaikan keresahannya atas ketidak-telitian dari pihak bersangkutan. postingan di grub telah dikomentari hingga puluhan netizen.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media belum dapat mengkonfirmasi Ka Lapas Kelas II A Tembilahan./Mirwan

 

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s