Tajam, Dipercaya, Independent

Razia, SatPol PP Meranti Ciduk 4 Pelajar Bolos

Selatpanjang,DetikRiau.org – Empat pelajar kedapatan membolos sekolah terjaring Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti saat menggelar razia di sejumlah warung internet (Warnet) di Selatpanjang, Selasa (17/1). Razia itu digelar Satpol PP disebabkan banyaknya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan anak mereka sering membolos ke warnet saat jam belajar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti, Joko Surianto Selamat melalui Kasi Hukum dan Perundang-undangan, Masdalina mengatakan, razia tersebut dilakukan sebagai shock therapy terhadap para pelajar yang keluyuran di jam sekolah. Dikatakan Masdalina, setelah diberikan pembinaan, keempat pelajar tersebut langsung diserahkan ke pihak sekolah.

“Kedepan akan dibuatkan surat himbauan kepada pemilik warnet dan sejumlah tempat game. Jangan menerima anak-anak yang menggunakan seragam sekolah,” katanya.

Ia juga mengatakan, seluruh pelajar yang terjaring razia akan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Jika masih kedapatan, maka sanksi lebih tegas akan diterapkan.

“Saat ini masih sebatas mendatangani surat pernyataan dan akan ditembuskan ke pihak Disdik dan sekolah agar dilakukan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan. Harapannya supaya tidak lagi terjadi hal seperti ini,” ujarnya.

Kedepan, ia juga minta kerjasama dengan pihak Dinas Pendidikan agar memberikan teguran kepada pihak sekolah dan guru yang lepas tanggung jawab. Sikap pembiaran terhadap pelajar seharusnya tidak terjadi mengingat generasi muda sebagai penerus di masa mendatang.

“Kami ingin pihak Disdik juga mengingatkan pihak sekolah dan guru. Pemilik usaha warnet dan sarana game lainnya juga sudah kami larang menerima pelajar yang berseragam untuk masuk warnet. Terlebih pada saat jam sekolah, kalau masih terjadi kami tidak segan-segan merekomendasikan mencabut izin mereka,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, razia serupa juga akan dilakukan terhadap PNS yang masih berkeliaran di warung kopi saat jam kerja. Menurutnya, razia tersebut untuk menciptakan citra baik PNS di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti terhadap masyarakat. Terlebih saat ini Satpol PP Meranti sudah naik tingkat menjadi Dinas Satpol PP.

“Ini juga sebagai upaya kami untuk membuktikan kepada masyarakat tentang tugas dan kewajiban Satpol PP. Selama itu jam kerja, kami berwenang untuk melakukan penertiban. Sebab, tidak etis jika PNS berseragam lengkap nongkrong di warung kopi saat jam kerja,” ujarnya.

Sementara itu, beberapa pelajar yang dimintai keterangan petugas beralasan, keberadaan mereka diluar sekolah karena tidak ada guru mengajar. Bahkan, salah satu pelajar lainnya mengaku tidak ingin melanjutkan sekolahnya karena bosan.

“Saya tidak mau sekolah lagi, saya sudah bosan sekolah,” ujar salah satu pelajar yang terjaring ke petugas./cr

Iklan

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s