Tajam, Dipercaya, Independent

17 ribuan “Masyarakat Miskin” di Inhil Belum Terintegrasi ke BPJS Kesehatan

“jika di bulan Januari ini ada masyarakat Inhil yang namanya belum tercantum sebagai PBI dan ia sakit, bisa didaftarkan untuk 1 orang saja dan kartunya bisa langsung aktif. Syaratnya harus mendapatkan rekomendasi dari Dinas Sosial.”

Sekda Inhil H Said Syarifudin yang saat itu didampingi Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Inhil, Yesi beserta beberapa pejabat di Inhil saat memberikan penjelasan kepada massa demonstran penolakan integrasi Jamkesda ke BPJS Kesehatan di Halaman gedung kantor Bupati Inhil, rabu, 11 januari 2016. FOTO: Arisp detikriau.org

Sekda Inhil H Said Syarifudin yang saat itu didampingi Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Inhil, Yesi beserta beberapa pejabat di Inhil saat memberikan penjelasan kepada massa demonstran penolakan integrasi Jamkesda ke BPJS Kesehatan di Halaman gedung kantor Bupati Inhil, rabu, 11 januari 2016. FOTO: Arisp detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org – Hingga akhir tahun 2016, sebanyak 127.159 jiwa peserta Jamkesda di Kabupaten Indragiri Hilir sudah terintegrasi sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Artinya dari kuota sebanyak 145 ribu jiwa PBI APBD, sharing dana dari Pemerintah Propinsi Riau dan Pemkab Inhil itu, 17-ribuan jiwa belum terintegarasi.

“kuotanya memang ada sebanyak 145 ribu jiwa. Tetapi jumlah sebanyak 127.159 yang terdata hingga akhir Desember 2016 itu sudah terkunci di Provinsi. artinya dananya hanya dianggarkan untuk 127.159 jiwa. Sedangkan sisa sebanyak 17 ribuan lebih, iurannya akan ditanggung penuh oleh Pemkab Inhil,” Sampaikan Kepala kantor Cabang BPJS Inhil, Yesi Rahimi kepada massa demonstrasi penolakan integrasi Jamkesda ke BPJS Kesehatan dihalaman kantor Bupati Inhil, rabu (11/1/2017)

Tetapi meskipun Pemkab Inhil sudah berkomitmen untuk mebayarkan iuran ditambahkan Yesi, kepesertaanya sebagai penerima PBI BPJS baru bisa diintegrasikan pada bulan Februari mendatang. Saat ini pihak BPJS dikatakannya sedang melakukan pendataan.

“Walaupun begitu, jika di bulan Januari ini ada masyarakat Inhil yang namanya belum tercantum sebagai PBI dan ia sakit, bisa didaftarkan untuk 1 orang saja dan kartunya bisa langsung aktif. Namun syaratnya harus mendapatkan rekomendasi dari Dinas Sosial.” Terangnya.

Hanya saja untuk menjadi catatan, terlebih dahulu ia harus mendaftar kepesertaan mandiri. Bulan berikutnya (februari. Red), kepesertaannya baru dialihkan menjadi PBI APBD yang seluruh kewajiban iurannya akan ditanggung melalu dana APBD Inhil./dro

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s