Tajam, Dipercaya, Independent

Tuntut Cabut Izin PT SAL, Lagi Masyarakat Pungkat Sambangi Kantor Bupati

“Tuntut Janji Pertemuan dengan Bupati”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan masyarakat Desa Pungkat Kecamatan Gaung kembali melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (11/1/2017).

Hal tersebut sebagai upaya tindak lanjut atas perjanjian tertulis Pemkab Inhil dengan masyarakat Desa Pungkat. Dimana, masyarakat Pungkat sudah beberapa kali melakukan aksi demo namun tak kunjung berjumpa dengan kepala daerah.

“Sebelumnya sudah ada janji dari tanggal 28 sampai 30 Desember 2016 lalu, namun karena pak Bupati berhalangan maka kami dikirimi surat yang ditanda tangani oleh Sekda bahwa pak Bupati bersedia menerima kami pada tanggal 11 Januari 2017,” kata Ketua Organisasi Rakyat Pungkat Bersatu (ORPB), Asmar.

Untuk itu, pihaknya menggelar aksi demo dengan tuntutan tajam yakni meminta cabut izin PT Setia Agrindo Lestari (SAL).

“Kemana lagi kami mengadu kalau bukan kepada pak Bupati, perusahaan itu sangat meresahkan warga. Banyaklah keluhannya dari pada senangnya,” tambahnya.

Kemudian, beberapa peserta aksi lainnya juga menjelaskan bahwa semenjak PT SAL masuk ke wilayahnya, kesengsaraan masyarakat semakin tampak, terutama dari hasil pendapatan.

Pasalnya, kondisi perkebunan perkelapaan saat ini sudah sangat rusak akibat serangan hama kumbang, kera, babi dan bahkan beruang.

Tak hanya itu, dari sisi kebersihan air sungai juga dinilai sudah sangat berpengaruh atas pengoperasian pihak perusahaan dan sudah tidak bisa lagi dijamin lagi. Sebelumnya, masyarakat setempat masih bisa menggunakan air sungai sebagai kebutuhan minum dan memasak.

Lebih mirisnya lagi, binatang buas seperti beruang sudah berkeliaran di pemukiman warga. Lagi-lagi ulah pihak perusahaan yang dinilai terlalu menggundulkan hutan.

“Sebulan yang lalu, binatang itu sudah mengobrak abrik sekolah kami yang tidak pernah terjadi sebelumnya, seperti babi dan beruang. Binatang ini sudah sampai di depan pintu sekolah. Apa yang kami rasakan ini terjadi selama perusahaan masuk, jangankan ngasih buku dan baju, ngasih pendapat aja tidak,” ujar salah seorang peserta aksi, Arismadianto.

Perwakilan Massa diterima dan melakukan pertemuan dengan Bupati Inhil HM Wardan dilantai V gedung Bupati Inhil./Mirwan

Iklan

Tagged as: ,

"Pengutipan berita harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan menuntut sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta"

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s