Kami sampaikan kabar untuk anda

Fermentasi Ampas Kelapa Parut sebagai alternatif pakan untuk ayam kampung

ayam kampunghttp://www.detikriau.org — Ampas kelapa biasanya hanya kita buang atau dikasihkan kepada ayam begitu saja tanpa dilakukan proses apapun, dan di beberapa tempat jasa pembuatan santnn hanya dibuang menjadi sampah.

Seorang peternak harusnya jeli dalam proses pembiayaan pakan guna memaksimalkan efisiensi biaya pakan. Hasil fermentasi ampas kelapa lumayan tinggi kandungan protein serta kemampuan diserap oleh ayam.

Hasil analisa menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar protein ampas kelapa setelah fermentasi dari 11,35% menjadi 26,09% atau sebesar 130% dan penurunan kadar lemak sebesar 11,39%. Kecernaan bahan kering dan bahan organik meningkat masing-masing dari 78,99% dan 98,19% menjadi 95,1% dan 98,82%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pakan yang dihasilkan cukup aman untuk ternak. Penggunaan dalam ransum bisa mencapai 20% dari jumlah total bahan ransum pakan ayam kampung kita.

Cara Fermentasi dengan kimia :

Bahan baku yang digunakan adalah ampas kelapa hasil samping pengolahan minyak kelapa murni  dan spora Aspergillus niger

(NH4)2SO4,
urea,
NaH2PO4,
MgSO4,
KCl,

Alat-alat yang digunakan adalah timbangan kasar, timbangan analitik, kompor, pengukus, pengaduk, nampan, nampah, plastik, ember, dan alat-alat lain yang digunakan untuk analisa. Proses pengolahan ampas kelapa menjadi pakan dilakukan secara fermentatif, yaitu dengan menggunakan spora Aspergillus niger.

Ampas kelapa ditambah air, diaduk dan dikukus. Setelah didinginkan hingga mencapai suhu ± 70°C diaduk bersama campuran mineral, ditambahkan spora Aspergillus nigerd an diaduk kembali sampai merata. Adonan kemudian dimasukkan ke dalam plastik dan difermentasi secara aerob dan anaerob. Ampas hasil fermentasi kemudian dikeringkan dan dikemas dalam wadah plastik

Dengan cara sederhana bisa juga kita lakukan :

Tata cara dan bahan sama seperti diatas hanya saja kita hanya bahan fermentasinya saja yang bisa kita mudah didapat, yaitu

Urea
Em4 hewan
Ragi tape
Rumen sapi

Langkah sederhana fermentasi :

ampas kelapa (1 kg) dikeringkan kemudian dihaluaskan. tambah air sebanyak 800Ml. kemudian dikukus selama lebih kurang 30 menit. didinginkan diatas plastik formika. tambah mineral (36 g (NH4)2SO4 + 20 g Urea + 7,5 g NaH2PO4 +2,5 g MgSO4 + 0,75 g KCl) + 8 g spora Aspergillus niger kemudian aduk sampai dengan homogen.

Setelahnya, tempatkan pada baki plastik dengan ketebalan 1 cm. fermentasi secara aerob pada suhu kamar selama 2 hari (proses enzimatis dengan dibungkus dengan plastik, padatkan tanpa udara) Setelah proses itu selesai lalu dikeringkan, digiling dan disimpan

Sumber: litbang.deptan.go.id

1 Response »

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.